<!– @page { size: 21.59cm 27.94cm; margin: 2cm } P { margin-bottom: 0.21cm } –>
Kelaparan adalah suatu kondisi dimana tubuh kita memerlukan asupan makanan tetapi keadaan lingkungan kita tidak mendukung. Misalnya karena adanya bencana yang menyebabkan seseorang tidak dapat memenuhi kebutuhan makan untuk dirinya sendiri maupun orang lain. Keadaan seseorang yang kelaparan dapat membuat dirinya terserang gizi buruk dan jika seseorang telah terserang gizi buruk maka kesehatan tubuhnya akan mulai terganggu. Hal ini jika dibiarkan terlalu lama maka akan mengakibatkan kematian.
Bencana kelaparan dan gizi buruk telah melanda berbagai daerah di Indonesia. Menurut data dari FAO pada tahun 2000 – 2002, Indonesia menempati urutan ke-11 dalam hal bencana kelaparan dan gizi buruk. Hal ini dapat dibuktikan dengan adanya beberapa daerah yang terkena bencana tersebut misalnya daerah Makasar, NTT, bahkan Surabaya pun juga masuk dalam daftar daerah yang terkena bencana kelaparan dan gizi buruk.
Di daerah Makasar, tepatnya warga Jalan Daeng Tata I, seorang ibu yang sedang hamil tujuh bulan yang bernama Besse bersama salah seorang anaknya yang bernama Bahir meninggal akibat kelaparan. Hal ini diakibatkan oleh ketidakmampuan keluarga ibu Besse untuk memenuhi kebutuhan hidupnya. Dilihat dari segi ekonomi, pekerjaan suami ibu Besse adalah tukang becak dan dapat dipastikan penghasilan yang didapatkan juga kurang dari kata cukup, maka dengan keadaan yang demikian sudah jelas bahwa keluarga ini tak dapat memenuhi kebutuhan sandang, pangan, dan papannya.
Kejadian ini menjadi tamparan keras bagi pemerintah daerah Makasar, karena tidak sesuai dengan julukan daerah ini yaitu lumbung pangan. Tetapi ada warganya yang meninggal akibat kelaparan.
Di daerah Surabaya, tak hanya balita bahkan orang dewasa pun terkena gizi buruk. Hal ini dapat dilihat dari bertambah banyaknya pasien yang ada di RS. dr. Soewardi sebanyak 52 pasien. Jadi total pasien yang dirawat adalah 92 pasien. Kebanyakan dari pasien tersebut adalah orang yang memang benar-benar tidak mampu untuk memenuhi kebutuhan pangannya sehingga mereka terserang gizi buruk.
Semoga pemerintah mau untuk mengaji ulang bencana kelaparan dan gizi buruk di Indonesia.
